Sosial Media
0
Labels Header
News
    Home Berita Press Release

    10.000 Warga PSHT Jawa Timur Padati Polrestabes Surabaya, Desak Pelaku Pengeroyokan Ditangkap

    "Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara PSHT yang menjadi korban tindakan anarkis oleh oknum debt collector."

    2 min read

    Foto: Ribuan Warga SH Terate Padati Polrestabes Surabaya Desak Pelaku Pengroyokan Ditangkap

    PSHT Surabaya - Surabaya, 31 Juli 2026 — Sekitar 10.000 warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi damai di depan Polrestabes Surabaya. Aksi tersebut berlangsung sebagai bentuk solidaritas terhadap anggota PSHT yang menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh oknum debt collector.

    Massa SH Terate datang secara tertib dengan menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada aparat kepolisian. Mereka meminta kasus tersebut ditangani secara transparan serta seluruh pihak yang terlibat segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

    Koordinator Arush Bawah, Bondan, mengatakan aksi tersebut bertujuan mendorong percepatan proses penegakan hukum. “Kami menuntut agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut, menangkap seluruh pelaku pengeroyokan, serta menegakkan hukum secara adil demi memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi korban,” ujar Bondan.

    Perwakilan massa kemudian melakukan koordinasi dan menyampaikan tuntutan secara langsung kepada jajaran Polrestabes Surabaya. Pihak kepolisian menyatakan telah melakukan penyelidikan dan mengantongi identitas sejumlah terduga pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang.

    Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. meminta warga PSHT memberikan kepercayaan kepada kepolisian untuk menuntaskan perkara tersebut. “Percayakan kepada kami dan beri kami waktu untuk mencari serta menangkap seluruh pelaku. DPO sudah ada pada kami, nanti akan kami bagikan, dan kami juga meminta bantuan dari dulur-dulur PSHT untuk tetap ikut menjaga kondusivitas Kota Surabaya,” katanya.

    Selama aksi berlangsung, warga PSHT berkomitmen menjaga ketertiban, keamanan, dan situasi kondusif di Kota Surabaya. Mereka juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan penyelidikan dan proses hukum hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap.

    Bondan menegaskan bahwa warga PSHT siap mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami siap mengawal proses hukum dan menjaga kamtibmas Kota Surabaya. Namun, apabila dalam beberapa hari ke depan para pelaku belum segera ditangkap, kami akan kembali menggelar aksi dengan jumlah lebih dari 10.000 warga SH Terate se-Jawa Timur,” tegasnya.

    Aksi damai tersebut berakhir dengan tertib setelah massa menerima penjelasan dari pihak kepolisian. Warga PSHT berharap penanganan perkara dilakukan secara cepat, profesional, transparan, dan berkeadilan agar situasi keamanan di Surabaya tetap terjaga.

    Penulis: Bachtiar Musthafa | Foto: Difka

    Tim Media SH Terate Surabaya

    Tags: #SHTerate #PusatMadiun #MediaSHTerateSurabaya #PSHTSurabaya

    Komentar
    Additional JS